Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Selasa, 31 Juli 2012

UNTUKMU YANG PUNYA MASALAH



Pagi ini tidak ada yang sepesial, hanya ada kicauan burung dan kokokan ayam yang terdengar diperkampunganku. Dengan hanya di temani dinginnya udara pagi  yang menyapaku seketika sang surya mulai nampak di kejauhan sana, aku mencoba mengungkapkan apa yang sedang kurasakan sa’at ini. Mengeluarkan apa yang ada di dalam hati memang membuatku semakin plong,,, rasanya kosong fikiran ini setelah kata demi kata, ku tulis dengan mengalirkan saja apa yang inginku ungkapkan. Aku memang suka curhat namun, aku lebih nyaman ketika itu aku mengeluarkannya dengan lantunan kata demi kata yang ku tulis. Dari pada aku curhat sama seseorang,,, mereka hanya pada intinya selalu mengatakan kata “sabar” jika kita sa’at itu bercerita tentang kesedihan, dan mereka pada dasarnya hanya mengungkapkan kata “selamat” ketika sa’at itu kita menceritakan perasaan bahagia/ kesenangan kita.. yahh begitulah menurutku... namun memang tidak bisa di pungkiri ketika kita punya sebuah masalah itu harus di ceritakan pada seseorang yang menurut kita seseorang itu layak untuk menjadi pendengar rintihan hati kita....
Namun sa’at kita bercerita kepada seseorang, walaupun itu orang terdekat kita, kadang ada sesuatu yang tak mungkin kita ceritakan kepadanya.. Kadang ada sesuatu AiB dalam diri kita yang kita tidak mau seseorang itu mengetahuinya,, jadi pada intinya cerita yang kita ceritakan itu.  Tidak sampai semuanya..
Karna terkadang kita tidak mungkin menceritakan sebuah Aib (kejelekan) kita kepada orang lain,, Dan terkadang apa yang kita ungkapkan kepada seseorang itu dalam hal meninggikan diri kita sendiri dalam sebuah masalah, kalaupun kita bercerita tentang kesalahan kita, itupun tidak sampai semua kesalahan kita yang kita ceritakan. Pasti kita membuat sebuah cerita sisi positif yang akan membuat membela diri kita sendiri. nahh itu menjadikan perasaan kita tidak 100% plong.. Di bandingkan kita bercerita kepada diri kita sendiri melalui tulisan,, yahh melalui tulisan... Jangan Cuma ngomong-ngomong sendiri nanti di kira orang lagi setress.. hehe.. tulis apa yang ada dalam hati kita,, lukiskan malasah pada sebuah tulisan yang menghasilkan sebuah cerita.. perankan diri anda dalam cerita itu sejujur-jujurnya,, karna anda bebas mengungkapkan semuanya.. tidak ada Aib yang perlu ditutup-tutupi dalam sebuah tulisan tohh tidak ada yang tau juga... kalaupun setelah anda mengungkapkan semuanya tadi tulisan anda itu lansung anda hapus.. atau anda bakar saja langsung . tidak masalah ,jika di situ ada sebuah Aib yang anda tidak ingin orang lain tau.. atau kalau tidak ada Aib apa-apa anda bisa saja menyimpan ungkapan itu di dalam sebuah buku dan mengabadikan nya.... *ingat* ungkapkan semuanya. Sejujur-jujurnya... kalaupun tidak menjadi sebuah cerita,, buatlah menjadi ungkapan .. tulis saja apa yang anda ingin ungkapkan.. bayangkan saja seperti anda curhat biasanya, namun kali ini anda bebas.. yahh bebas mengungkapkan semuanya..

          Lihatlah perasaan anda setelah itu insyallah akan jauh lebih plongg,, jauh lebih baik.. dan jangan takut mungkin karna kita menulis ungkapan itu tidak ada yang tau dan akan ada yang memberi saran apa-apa dalam  curhat anda.. Namun ingatt lah Allah telah menciptakan segumpal daging yang luar biasa di dalam dada kita. sesungguhnya jauh di dalam alam tidak sadar sebuah bisikan hati akan menjawab apa yang harus anda laukukan... Bisikan saran dari hati anda adalah saran yang paling dahsyat yang benar-benar akan membawa anda ke jalan yang benar.. dan anda takkan tersesat dalam jalan itu,,..

*Anda yang mengalami, anda yang merasakan*
Orang lain hanyalah mengungkapkan apa yang ada dalam pengalamanya.
Terkadang sebuah pengalaman orang lain bisa saja berbeda dengan pengalaman yang akan kita lalui
Namun bagaimanapun kita tetap perlu mengetahui pengalaman-pengalaman orang lain agar kita bisa belajar
Mempelajari pengalaman orang lain
Dengan belajar tentunya ilmu kita akan semakin luas
Namun ingat kita juga memiliki potensi
Ketika pengalaman orang lain yang selalu gagal
Jangan jadikan pengalaman orang lain itu sebagai cambuk ketakutan dalam diri kita
Namun pelajari semua kegagalannya dan jadikan motivasi
Untuk diri kita
*Aku harus lebih dari dia*
Dia tidak bisa
*aku pasti bisa*
Ingat semua orang memiliki potensi yang luar biasa

*Maka nikmat tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan*
(QS 55 : 55 )

0 komentar:

Posting Komentar

Trimakasih atas komentarnya akhi ukhty salam persaudaraan