Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Selasa, 31 Juli 2012

Hari jum’at yang takkan terlupakan



BRusszzZz bunyi air yang mendesir , ombak besar mengalir terkena terjangan dari seseorang... terlihat olehku di seberang sungai ada seseorang  laki-laki yang mandi, Mencaburkan dirinya kedalam air yang tenang. Ketika dia naik ke atas Tidak nampak ada baju yang membalut tubuhnya, hanya terlihat celana dalam saja yang ia pakai sa’at itu.
Sa’at ini air  memang tidal terlalu mengalir mungkin karna surutnya musim kemarau sudah mulai  terasa.. beberapa hari ini cuaca di perkampunganku tidak terlalu panas, padahal ini musim kemarau,, aku  heran juga dengan cuaca sa’at ini.. memang sa’at ini katanya cuaca sudah sulit untuk diprediksi, karna seringnya berubah-rubah mendadak,, mungkin karna  bumi sudah tua yahh..

Aku yang sa’at itu duduk santai di depan rumah dengan kaki yang mengunjur kedepan, sambil fikiranku  melayang  entah kemana menelusuri dunia semu yang terus menjalar menusuk  heningnya jiwa yang damai meresap dalam raga. Bruummm bruumm... tiba-tiba aku terpekik dahsyat, indahnya lamunan panjangku sa’at itu juga hilang , musnah bersama angin yang berlalu, terlihat  seorang laki-laki memakai kaus oblong dan celana pendek, dengan kendaraan motor yang suara kenapotnya itu menggaduh-gaduh baru saja melintas di depan rumahku, inilah yang membuat dunia hayalku sa’at itu menghilang tanpa  jejak. Sampai-sampai aku lupa apa yang telah aku halayalkan tadi.  Hampir saja jantung ini copot karna bunyi kenapotnya itu... huhh “sabar-sabar,, lagi puasa “ *ucapku dalam hati.
Seraya akau mengambil hand phone yang ada di kantong celanaku dan  menekan salah satutombol. Terlihat  Jam  sudah  menunjukkan pukul 11.20 .. sa’at itu juga terlihat  beberapa laki-laki yang lewat dengan pakaian muslim dengan berlingkar sajadah di bahunya. Hari ini adalah hari jum’at ,, dimana kaum laki-laki ke mesjid untuk sholat  jum’at,,

Mungkin bagi orang lain aku ini beruntung sekali karna tidak jauh dari rumahku ini ada sebuah masjid( MASJID BAITUL MA’RUF Desa Panangkalaan ).
Karna dekat jadi gampang aja menuju mesjid untuk sholat jum’at dan sholat lainnya. Di bandingkan orang lain harus menempuh beberapa kilometer dulu baru sampai ke masjid ini,,.

Tapi menurutku itu salah, malah karna aku dekat ini, aku sering sekali santai-santai, kan karna merasa dekat dengan masjid, jadi bisa santai. Sampai orang-orang sudah banyak di masjid, baru aku datang.. seharusnyakan yang lebih dekat ini yang lebih duluan datang ke masjid hehe... bahkan gara-gara aku terlalu santai dulu
Pada suatu hari jum’at  setelah berwudhu aku kekamar, pengen santai-santai dulu pekikku dalam hati, Namu tidak terasa ternyata tertidur di kamar. Orang rumah mengira aku sudah berangkat ke masjid. Tapi pada kenyataannya aku ketiduran di dalam kamar. Hingga sa’at aku terbangun ku lihta jam diniding di kamarku sudah menunjukkan jam 01.00 dan terlihat orang-orang sudah pulang dari masjid..huhh  kecewa aku sa’at itu, kenapa aku sampe ketiduran. Seraya aku  langsung mengambil air wudhu dan sholat zuhur dikamar. ** kejadian ini sudah lama sekali namun **ini adalah hari jum’at yang takpernah terlupakan.

Baru-baru ini aku kembali mendapat cerita yang takterlupakan...

Kemarenkan adalah hari jum’at, tepat sudah 7 hari bulan ramadhan berlalu. Sekitar jam 11.30 jum’at itu aku bergegas-gegas berwudhu tanpa mandi lagi karna sudah pagi tadi aku mandi,, padahal kan sunnah juga mandi sebelum pergi sholat jum’at ke masjid. Yaa biasanya sih aku selalu mandi, tapi ga tau kenapa hari jum’at itu aku agak males mandi, mungkin karna pagi itu aku sudah mandi.

Setelah berwudhu aku kekamar dan memakai sarung , baju serta tidak lupa membawa sorban untuk ku jadikan sajadahku di masjid untuk sholat jum’at. Setelah sudah siap aku langsung membuka pintu keluar rumah dan melihat pohon belimbing tunjuk di depan rumahku. Seperti biasa belimbing tunjuk ini ku jadikan pembersih kukuku.. setiap aku mau kemasjid hari jum’at, dengan di tusuk-tusukkan kuku ke belimbing kecil itu, kukupun menjadi bersih.
Hari itu sambil melangkahkan kaki dengan pasti dan memegang sebuah belimbing aku berjalan menuju masjid . sebelum aku menusuk-nusukkan kuku jari tanganku ke belimbing itu. Tidak sadar aku telah menggigit belimbing, dengan niat mau memakan belimbing yang asem itu sedikit. Setelah kurasakan asemnya belimbing itu didalam mulutku **Astagrfirullah** ucapku dalam hati * aku lagi Puasa.... uhukk uhukk uhuukk seraya aku langsung memuntahkan sisa belimbing yang masih ada dimulutku bersama air liur yang telah asem juga karenanya..  Dan meminta ampun kepada allah karena kelupaanku itu,, selanjutnya aku teruskan perjalananku menuju masjid dan sholat jum’at hingga selesai ....
Wassalam**


*Gubuk Tua*



            Sesesorang dengan raut wajah hitam dan keriput, dan tubuhnya kurus, tampak tulang-tulang yang terlihat di sekujur tubuhnya. Dengan pakaian yang berlobang-lobang nampak pakaian itu adalah satu-satunya pakaian yang dia miliki. Tubuhnyapun bau karna dia jarang sekali mandi. Orang-orang biasa memanggilnya dengan nenek tua.
            Hari itu dia bangun pagi-pagi sekali, dan mulai mengisi aktivitas seperti biasanya. Yakni mencari kayu bakar di hutan. Kayu bakar itu kemudian dikumpulkannya lalu di jualnya kepada orang-orang yang membutuhkan kayu itu. Biasanya dia menjual kayu bakar itu ke desa seberang. Dia membutuhkan waktu satu setengah jam untuk menuju desa itu. Demi memenuhi kebutuhan sehari-harinya wanita sebatang kara itupun rela melakukan pekerjaan itu. Tiada kata lelah dalam benaknya. Karna itu juga sudah menjadi kerjaanya sejak sepuluh tahun yang lalu.
            Kini Matahari tepat berada di atas kepalanya, dan dia memangdang langit dengan bola matanya. Olehnya terlihat matahari di sela-sela rimbun dedaunan pohon. Nenek tua itupun merasa lelah sekali setelah mengumpulkan kayu-kayu kering yang sudah lumayan banyak. Lalu dia duduk di bawah pohon besar. Orang daerah situ biasa menyapa pohon itu dengan  sebutan *Pohon angker*. Konon katanya pohon itu sangat angker. Seringkali orang-orang yang melewati pohon itu mendengar suara aneh yang gemuruh , seolah-olah ada kehidupan di sekeliling pohon itu. Karna banyak suara yang keluar dari bilik pohon itu. Setiap orang yang mlewati pohon itu pasti bulu-bulu kuduk nya bangun terasa sangat merinding, dan kalau tiba-tiba sa’at merinding itu jatuh setangkai pohon kayu yang rapuk dengan suara yang mengejutkan orang yang merinding itupun terkejut dan langsung berlari tanpa tau arah kemana,, yang penting berlari karena takut dan terkejut tiada tara.
Namun berbeda dengan nenek tua tadi, dia dengan tenangnya beristirahat melepaskan rasa lelah dibawah pohon itu, Karna walaupun terkenal angkernya, pohon itu sangat rindang dengan dedaunan yang membuat sejuk suasana di sekeliling pohon itu. Nenek tua itu sangat lelah sekali dan tidak terasa dia tertidur di bawah kerindangan pohon itu. Hingga tiba-tiba hujan turun dan membangunkan dia dari tidurnya. Sa’at tersadar air mulai membasahi wajahnya yang keriput itu dengan bergegas dia bangun lalu menutup batang kayu-kayu kecil yang telah dikumpulkannya tadi. Agar tidak basah terkena air hujan yang jatuh di sela-sela dedaunan kecil pohon angker itu.
Setelah berberapa lama kemudian hujanpun mulai reda dan terlihat matahari kembali menampakkan keperkasaannya. Nenek tua itupun bangun dari tempat bernaungnya seraya mengambil kayu-kayu yang dikumpulkannya tadi dan berniat akan melangkahkan kakinya pulang kerumah.
Dengan penuh semangat dia berjalan menelusuri hutan dan terlihat air terjun yang jernih di sebuah tempat yang biasa dilaluinya untuk pulang kerumah. Seketika melihat air jernih itu dia pun merasa haus. Dan seketika itu juga dia turun untuk minum air terjun yang jernih tadi. Hal seperti Itu memang sudah biasa dia lakukan setiap kali pulang dari mencari kayu bakar.
Kicau burung di sepanjang jalannya menuju rumahnya membuat dia tidak merasa kesepian dan semakin membuatnya bersemangat untuk melangkahkan kakinya. Namun sesampai di depan rumahnya semangatnyapun hilang. Dan sekarang dia duduk di sebuah batang pohon yang tumbang di depan rumahnya. Terlihat jelas di depan matanya sebuah gubuk tua yang condong kekiri dan hampir ambruk.

Suasana sunyi senyap menyelimuti cuaca pada sa’at itu percikan bekas air hujan yang tersisa di atas dedaunan pohon jatuh di Sela-sela dahan ranting membuat suasana sa’at itu semakin  senyap. Ditambah dengan sejuknya pohon-pohon yang rindang membawa sii nenek itu kedalam alam hayalannya. Tidak terasa dia mulai menjatuhkan air mata dan air matanya itu mengalir dari sisi-sisi hingunya lalu air mata itu jatuh ke mulutnya tangan kanannya pun langsung menyapu air matanya yang jatuh itu. Ada apa gerangan yang terjadi? Ternyata nenek itu teringat akan suami dan anaknya sepuluh tahun silam.
Ketika itu suasana haru bahagia menyelimuti sebuah keluarga sederhana yang berda di pinggiran kota. Karna anak pertama telah lahir di keluarga itu, terlihat seorang bayi yang sedang di gendong ayahnya, bayi laki-laki yang sangat tampan. Umurnya baru sekitar dua Minggu. Setiap kali ibunya memandang bayi itu tidak terasa air mengalir di pipi sang bunda. Karna merasa sangat bahagia memiliki anak laki-laki yang sehat dan tampan serta tidak rewel. Namun kebahagiaan keluarga ini tidak berlangsung lama.
Sa’at itu anaknya sudah berusia dua tahun. Suasana begitu sepi terasa, menunjukkan malam itu semakin larut. Keluarga itupun sudah tertidur pulas sekali. Tanpa sadar sang ibu lupa memtikan kompor sehabis memasak air untuk membuatkan susu anaknya sekitar dua jam yang lalu. Tidak tau pasti bagaimana kejadian itu berlangsung. Tiba-tiba kompor yang menyala itu meledak dan membakar isi dapur. Namun kelurga itu masih tertidur pulas sedangkan tetangga di sekeliling rumahnya berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.
Sang jago merahpun dengan cepat merayap-rayap memakan rumah itu, Pemadam kebakaran terlambat datang. Sehingga api sudah sangat besar, namun salah satu petugas pemadam kebakaran itu ada yang berani masuk ke dalam kobaran si jago merah. Dan berhasil menyelamatkan seorang wanita yang ada dalam rumah itu. Namun kondisi wanita itu sudah hampir tak tertolong. Sedangkan laki-laki (suami wanita itu) dan anaknya tidak sempat di tolong karna api sudah sangat membesar dan membakar habis rumah itu tidak terkecuali suami dan anak wanita itu. Sungguh malang sekali nasib keluarga ini.Tidak sempat begitu lama merasakan kebahagiaan sudah mendapatkan ujian yang sangat berat.
Setelah wanita tadi di selamatkan langsung di bawa kerumah sakit dengan kondisi yang mengenaskan. Namun syukur dia berhasil diselamatkan. Tapi tanah peninggalan suaminya tadi (rumah yang terbakar) adalah salah satunya tanah yang dia punya, namun itu telah habis terjual untuk membiayai dia ketika dirumah sakit. Setelah dia keluar dari rumah sakit diapuntak punya apa-apa lagi. Keluarganya pun tak tau entah kemana.
Bruuukkkk..... tiba-tiba dahan pohon yang telah rapuh itu jatuh kepermukaan bumi. Dan membuat nenek itu  terbangun dari khayalan masa lalunya. Dan dia bangkit dari tempat duduknya, Seraya air matanyapun mengalir isak tangis nenek tua itu tak tertahan dia berteriak sekuat tenaganya memanggil nama suami dan anaknya. Dengan air mata yang berjatuhan membasahi pipinya, dia terus memanggil memanggil dan memanggil nama suami dan anaknya.
Hingga tubuhnya lemas dan diapun terbaring lemah di permukaan bumi.
Ternyata nenek tua itu bukanlah nenek. Itu hanya panggilan orang kepadanya. Padahal usianya masih amat muda, namun paska kejadian sepuluh tahun yang lalu itu membuat wajahnya kriput karna di sambar si jago merah. Sekarang hanya gubuk tua itu tempatnya menghabiskan sisa-sisa umurnya. Sendirian , sebatang kara tanpa ada sanak saudara yang menemaninya dia hanya berteman dengan hewan-hewan hutan dan kayu-kayu bakar yang selalu dikumpulkannya.


Gubuk tua itu tidak bisa sepenuhnya melindungi dia, Gubuk tua itu hanya melindungi dia dari alam bebas. Namun sa’at hujan turun seluruh isi gubuk itupun basah karna atapnya sudah tidak luarsa lagi. Penuh dengan lobang-lobang. Lobang itu sangat jelas terlihat ketika matahari menyinari gubuk itu ada cahaya-cahaya kecil yang menusuk masuk dari celah-celah atap yang bolong.
Hari-demi haripun berlalu, hingga suatu sa’at dia pergi mencari kayu bakar di hutan tiba-tiba sebuah pohon besar tumbang dan mengenai dia. Dia tertindih oleh pohon besar itu, tidak bisa dibayangkan betapa sakitnya dia sa’at itu. Hingga dia menghembuskan napas terakhirnya. Tak ada satu orangpun yang mengetahui kematiannya. Hingga mayatnya membusuk dan menghilang dimakan zaman yang terus berjalan menelusuri sungai-sungai kehidupan alam bebas.
*Tamat*
@Ahlal_kamal
26-06-2012



Sore Hari itu



          Langit mulai menyepi.. terlihat cahaya matahari yang semakin redup.. namun gagahnya masih nampak memukau dari upuk barat,,,,,,,,,
Sejauh mataku memandang ke arahnya. ku pandangi sang surya yang kian malu menampakkan sayapnya.. seraya angin yang merdu berhembus begitu perlahan namun pasti, seolah-olah ingin membelai rambutku yang kering.. dia menyapaku dengan penuh  persahabatan.. dan kusambut dengan memejakmkan mata seraya merasakan sejuknya hembusan angin yang membuatku larut dalam hayalan semu..

          Hari ini tepat 10 hari berpuasa Alhamdulillah sampe hari ini aku sudah satu kali khatam Al-qur’an... insyallah bulan puasa tahun ini targetku sih tiga juz ...! Aamiin sebagaimana tahun kemaren..juga tiga juz saja....! Emm Sebenarnya sih ketika tiba bulan ramadhan tahun ini tepatnya 10 hari yang lalu, aku niatnya mau khatam Empat juz .. namun fikir-fikir akan banyak waktu yang aku gunakan untuk itu.. padahal masih banyak yang harus aku lakukan di bulan suci penuh berkah ini.

          Hari pertamapun berlalu secepat kilat. Ga tau kenapa hari itu menurutku cepat sekali berlalu.. Namun Alhamdulillah aku telah membaca  4 juz hari itu. Karna ingin mengkhatamkan 4 kali khatam jadi sehari harus dan wajib membaca Al-qur’an 4 juz.. jadi aku bagi aza tuh malam setelah shalat traweh aku baca 2 juz, dan siang setelah shalat zuhur aku baca 2 juz.. dapat deh 4 juz hari itu.. namun Aku ingat-ingat bulan ramadhan tahun kemaren aku 3 juz saja khatam. Jadi aku mau istiqamah aza nih fikirku dalam hati yang berseri-seri.. karna Allah juga lebih mencintai amalan yang baik, sedikit namun istiqamah.. insyallah aku harus bisa istiqamah.. Aamiin..

          Akhirnya hari itu juga aku putuskan untuk 3 kali khatam saja.. hari kedua puasa aku hanya membaca 2 juz saja lagi . jadi tepat 6 jus dalam dua hari itu.

          Detik demi detik berlalu .. hari berikutnya aku bagi baca an Al-qur’anku .. satu setengah juz setelah shalat traweh dan setelah shalat zuhur satu setengah juz.. jadinya dalam sehari aku tiga juz saja.. karna untuk mengkhatamkan tiga kali khatam wajib tiga juz perhari membacanya.. yahh walaupun sebenarnya bisa saja aku baca banyak-banyak dalam hari ini. kemudian hari besoknya bisa santai-santai.. misalkan saja hari ini aku baca sampe 6 juz Al-qu’an besok aku bisa santai.. tapi aku tidak mau seperti itu.. Aku ingin merasakan rasanya istiqamah itu bagaimana sihh..
          Detik berganti jam Hari berganti hari .. terkadang aku membaca Al-qur’anya di mesjid dan terkadang juga aku bacanya di rumah.. aku terus mencoba istiqamah ternyata memang enak rasanya sungguh aku lebih gampang membacanya karna tidak terlalu banyak 1 setengah juz itu paling lama aku Cuma membutuhkan waktu 1 jam dan paling cepatnya hanya setengah jam lewat sedikit saja.

          Namun seiring waktu berhembus hingga membawaku ke hari ke sembilan ramadhan.. tepat hari itu adalah hari minggu. Paginya aku sudah di landa kantuk yang luar biasa.. setelah shalat subuh seperti biasa di mesjid ada pengajian yang namanya kuliah subuh.. yang di sampaikan oleh seseorang jamaah mesjid sini juga. Dulunya sih yang memberikan ceramah itu Mualim (tuan guru) dari desa lain. Namun melihat keadaan makmum shalat subuh di mesjid sini yang semakin hari semakin merosot semakin hari semakin sedikit yang mendengari kuliah subuh. Kalau sedikit kan jadi ga enakjuga ma yang menyampaikan kuliah subuh.  Jadi di putuskan tidak ada kuliah subuh lagi, namun beliau yang jamaah di sini menawarkan diri untuk memberikan kuliah subuh.. yahh jadinya ada lagi deh kuliah subuh yang di sampaikan oleh orang itu itu juga.. dan dari kampung sini juga.

          waduuhh kemana-kemana yah ceritaku ini hehe.. yaa udah kita kembali ke pembahasan awal aja.. tepat itu hari kesembilan berpuasa.. paginya mataku sudah di landa kantuk yang luar biasa menggebu-gebu.. mata ini bagai di landa badai kantuk seperti orang yang seratus tahun tidak tidur aja lagi rasanya.  hari itu tanpa mendengar kuliah subuh aku langsung melangkahkan kakiku keluar mesjid menuju rumahku. Dengan mata yang terpijim-pijim terpejam-pejam aku hanya melihat sedikit jalan yang aku tempuh namun karna rumah ku dekat saja dengan mesjid sekitar dua menit aku sudah sampai ke rumah dan langsung membaringkan tubuhku dengan pasti di atas sebuah kasur yang agak keras sih. Karna bukan kasur yang dari busa itu.. dan tanpa ranjang.. jadi kasur itu langsung aja berdampar di atas papan rumahku.. dan seketika itu juga aku tertidur. Namun tidak lupa sebelum tidur itu aku aktivkan dulu alaram di hand phone ku ini kupasang Alaram tepat jam 8. Karena jam 9 aku harus pergi .. untuk menuntut ilmu.. di rumah salah seorang dosen di kampusku. Bersama beberapa orang  temanku yang lain.

          Sa’at ku pejamkan mata dan larut dalam tidur yang begitu nyaman. Karna yang namanya orang ngantuk banget terus langsung di bawa tidur udah pasti kan nyaman banget rasanya... Bayangkan saja jika anda merasa ngantuk banget terus di bawa tidur waahh rasanya seperti ingin tidur aja deh sampe akhir hayat hehe.. nauzubillah.. jangan begitu yahh.. karna kita di ciptakan bukan untuk tidur.. Firman Allah *Sungguh tidaklah aku ciptakan manusia dan jin kecuali untuk menyembahku*..
         
          Waduhhh kemana lagi yahh ceritaku tadi..hehe.. singkat cerita , alaramku berbunyi menandakan jam 8 telah tiba di depan gerbang waktu yang berbunyi.. namun karna asyiknya tidurku ini dengan mata yang terbuka sebelah dan terpejam sebelah aku raih Hp ku yang berbunyi itu dengan tanganku dan ku matikan alaramnya lalu kembali tidur hehe.. dan singkat cerita aku terbangun hampir jam 9 .. bergegas bangun lalu cuci muka dan berangkat menuntut ilmu.. Mau tauu ilmu apa yang ku pelajari hari minggu itu.. emm kasih tau ga yah.. males ngasih tau nihh.. ga usah dikasih tau aja deh :P .. penasaran//??? Biarin penasaran EGP (Emang gue fikirin) hehe..

          Singkat cerita sa’at belajar. Dan mendengarkan mualim menjelaskan ini itu ini itu.... Alhamdulillah tidak mengantuk lagi aku.... mungkin tadi karena terkejut dan bergegas-gegas berangkat tadi yang membuat hantu ngantukku itu pergi jauh dari mataku ini..hehe..

          Singkat cerita aku pulang.. Di perjalanan aku berhenti di sebuah mesjid karna sa’at itu sudah masuk waktu sholat zuhur dan sudah terdengar gemuruh suara azan dimana-mana.. selesai pulang akupun kembali melanjutkan pertualanganku menuju rumah.. sesampai di rumah aku istirahat sebentar dan setelah itu mengambil mushaf Utsmani (AL-qur’an). Karna setelah shalat zuhurkan aku harus membaca Al-qur’an satu setengah juz.. sesuai jadwal yang  telah ku buat.

          Ayat per ayat pun ku baca dengan Secepat angin berhembus agar cepat juga habisnya..! NAmun semakin jauh semakin matakuini mulai merasakan sesuatu yang berat. Seperti memikul satu karung beras aja rasanya di dalam kelopak mataku. Hingga setengah juz sudah ku baca, luar biasa mataku smakin ngantuk dan semakin menjadi-jadi ngantuknya.. hingga beberapa kali aku terkedip terkejut-kejut karna kantukku sangat luar biasa.. dan bacaanku pun mulai susah. Yang tadinya aku secepat kilat membacanya,, sekarang bagaikan orang yang baru bisa membaca Al-qur’an aja... aku berhenti sejenak dan menyapu mataku. Kemudian kembali melanjutkan baca’an... namun rasa kantuk itu tidak bisa dihindari.. aku kembali terkedip-kedip karna mataku yang semakin ngantuk,, aku kembali berhenti fikiran ku ini seperti sudah mau menghentikan bacaan saja dan tidur , lalu setelah ashar kembali membaca... namun  *Astagrfirullah* ucapku.. kenapa ini mataku tidak biasanya seperti ini.. ku teringat hari ini adalah hari kesembilan dan usahaku istiqamah  sudah sembilan hari,, tinggal satu hari saja lagi aku khatam Al-qur’an ini dengan istiqamah waktu yang telah di tentukan.. masa Cuma gara-gara kantung yang seperti ini membuat istiqamah waktuku menjadi gagaL..
Akhirnya dengan duduk bersila dan tubuh yang tegak ku lanjutkan bacaan ku. Searaya terlintas dalam fikiranku *Ini adalah cobaan untukku’ aku harus bisa melawan rasa ngantuk ini * walau bagaimanapun ngantuknya aku akan terus membaca hingga mencapai targetku yakni satu setengah juz.. dengan waktu yang telah ku istiqamahkan. walau dengan terbata-bata aku terus membaca, karna ngantuk ini membuat bacaanku lambat. Namun tak masalah bagiku. Aku harus kuat. Sampai-sampai aku tertidur beberapa detik dan terbangun . kembali kuteruskan bacaanku.. dan singkat cerita sampai aku mencapai targetku. Rasa kantuk itu masih ada. Namun *Alhamdulillah* ucapku setelah menyelesaikan bacaanku. Dan seraya menaruh mushaf Al-qur’an ku di atas lemari.

Karna rasa ngantuk itu masih ada. Jadi aku putuskan untuk membaringkan tubuhku di atas kasur untuk memenuhi permintaan mataku yang dari tadi ingin tidur.. terlihat jam didingku menunjukkan pukul 02.10 jadi waktu shalat ashar masih lama nih ucapku dalam hati. Aku bisa tidur dan nanti bangun shalat ashar.. Namun tepat setelah ku baringkan tubuhku ini. Seketika itu juga rasa ngantukku itu hilang bagaikan sebuah tulisan yang ditulis di atas pasir tepi pantai, lalu sebuah ombak besar datang dan menghapus tulisan itu. Itulah yang ku rasakan sa’at itu. Rasa ngantuk ini hilang begitu saja.. matapun tak ada tanda-tanda ngantuk sama sekali.. waduhh luar biasa sekali ucapku dalam hati. Dan bersyukur karna baru saja aku telah melewati sebuah cobaan yang sangat membuatku kewalahan , tetapi aku sanggup melawannya *ALHAMDULILLAH*..

Singkat cerita dalam sepuluh hari , akupun berhasil mengkhatamkan Al-qur’an dengan istiqamah waktu.. semoga selanjutnya aku juga bisa Aamiin Ya Allah..
Apakah pelajaran yang bisa anda dapatkan setelah membaca ceritaku ini/?? Semoga bermanfa’at.. Amin

Dalam kesimpulan umum : bisa kita simpulkan bahwa setiap usaha kita dalam kebaikan itu pasti ada cobaan , namun jika kita bisa melawannya kita akan menjadi juara. Juara yang pialanya langsung dari Allah Swt. Dan insyallah kedepannya usaha kita itu akan semakin mudah.  Kalau kita bisa melewati cobaan itu.

Terimakasih telah membaca.. tulisan yang sederhana ini.  tanpa ada yang membaca tulisan ku ini bagai sebuah uang logam yang tertanam di bawah tanah..

UNTUKMU KAWAN


Untuk saya dan Untuk anda

                             Sungguh seseorang tidak bisa kita nilai dari penampilan saja
                             Namun kalau perilaku kita tidak bisa lebih baik
                             Jadikan lah penampilan kita lebih baik
Karna biasanya merubah penampilan lebih mudah
Dari pada merubah  kepribadian kita

Ada sebuah ungkapan
Penampilanmu adalah kepribadianmu

Memang dengan memperbaiki penampilan
Kita mungkin merasa seperti orang munafik
Yang menggunakan topeng sebuah penampilan
Penampilan yang baik, yang tidak sesuai kepribadian kita yang buruk
Namun justru dari situ  kita akan mendapatkan sebuah motivasi
Untuk lebih keras memperbaiki diri kita
Agar sesuai dengan penampilan kita yang baik

Dari pada,, kalau misalnya kita
Merasa banyak dosa,
Merasa begini begini
Membuat kita malu untuk kemasjid
Membuat kita merasa tidak pantas untuk berbuat baik

Itu jauh lebih buruk
Penampilan udah buruk
Kepribdian juga buruk
Itu malah akan semakin membuat
diri kita akan semakin buruk

namun ada juga orang seperti ini
walaupun penampilanku buruk
yang penting hatikubersih katanya
yahh terserah dia saja
menurutku itu juga kurang pass..

Se iring waktu berjalan
Percayalah ....
Ada kesempatan untuk kita lebih baik lagi
Tanamkan rasa takut kita kepada Allah
Sekalipun dosa-dosa itu terus terulang
Namun setelah berbuat,,
Minta ampunlah kepada Allah
Atas kesalahan kita lagi

Tidak ada yang sempurna di dunia ini
Kecuali orang-orang yang telah dipilih
Oleh Allah sebagai kekasihnya

                             Sesungguhnya kita ada harapan
                             Menjadi kekasihnya
                             Jika kita mau..

Mau kah anda menjadi kekasih Allah..?????
Anda semua punya harapan untuk itu sobat..

Percayalah.....................
Genggamlah tangan anda
Katakan aku bisa............
Dan aku mau,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Ucapkan
بسم الله الرحمن الرحيم
Di setiap mengawali aktivitas
Yang anda lakukan

Selamat berjuang
Musuh terbesar kita
Adalah
Diri kita sendiri

Mari sama-sama berjuang sobat

UNTUKMU YANG PUNYA MASALAH



Pagi ini tidak ada yang sepesial, hanya ada kicauan burung dan kokokan ayam yang terdengar diperkampunganku. Dengan hanya di temani dinginnya udara pagi  yang menyapaku seketika sang surya mulai nampak di kejauhan sana, aku mencoba mengungkapkan apa yang sedang kurasakan sa’at ini. Mengeluarkan apa yang ada di dalam hati memang membuatku semakin plong,,, rasanya kosong fikiran ini setelah kata demi kata, ku tulis dengan mengalirkan saja apa yang inginku ungkapkan. Aku memang suka curhat namun, aku lebih nyaman ketika itu aku mengeluarkannya dengan lantunan kata demi kata yang ku tulis. Dari pada aku curhat sama seseorang,,, mereka hanya pada intinya selalu mengatakan kata “sabar” jika kita sa’at itu bercerita tentang kesedihan, dan mereka pada dasarnya hanya mengungkapkan kata “selamat” ketika sa’at itu kita menceritakan perasaan bahagia/ kesenangan kita.. yahh begitulah menurutku... namun memang tidak bisa di pungkiri ketika kita punya sebuah masalah itu harus di ceritakan pada seseorang yang menurut kita seseorang itu layak untuk menjadi pendengar rintihan hati kita....
Namun sa’at kita bercerita kepada seseorang, walaupun itu orang terdekat kita, kadang ada sesuatu yang tak mungkin kita ceritakan kepadanya.. Kadang ada sesuatu AiB dalam diri kita yang kita tidak mau seseorang itu mengetahuinya,, jadi pada intinya cerita yang kita ceritakan itu.  Tidak sampai semuanya..
Karna terkadang kita tidak mungkin menceritakan sebuah Aib (kejelekan) kita kepada orang lain,, Dan terkadang apa yang kita ungkapkan kepada seseorang itu dalam hal meninggikan diri kita sendiri dalam sebuah masalah, kalaupun kita bercerita tentang kesalahan kita, itupun tidak sampai semua kesalahan kita yang kita ceritakan. Pasti kita membuat sebuah cerita sisi positif yang akan membuat membela diri kita sendiri. nahh itu menjadikan perasaan kita tidak 100% plong.. Di bandingkan kita bercerita kepada diri kita sendiri melalui tulisan,, yahh melalui tulisan... Jangan Cuma ngomong-ngomong sendiri nanti di kira orang lagi setress.. hehe.. tulis apa yang ada dalam hati kita,, lukiskan malasah pada sebuah tulisan yang menghasilkan sebuah cerita.. perankan diri anda dalam cerita itu sejujur-jujurnya,, karna anda bebas mengungkapkan semuanya.. tidak ada Aib yang perlu ditutup-tutupi dalam sebuah tulisan tohh tidak ada yang tau juga... kalaupun setelah anda mengungkapkan semuanya tadi tulisan anda itu lansung anda hapus.. atau anda bakar saja langsung . tidak masalah ,jika di situ ada sebuah Aib yang anda tidak ingin orang lain tau.. atau kalau tidak ada Aib apa-apa anda bisa saja menyimpan ungkapan itu di dalam sebuah buku dan mengabadikan nya.... *ingat* ungkapkan semuanya. Sejujur-jujurnya... kalaupun tidak menjadi sebuah cerita,, buatlah menjadi ungkapan .. tulis saja apa yang anda ingin ungkapkan.. bayangkan saja seperti anda curhat biasanya, namun kali ini anda bebas.. yahh bebas mengungkapkan semuanya..

          Lihatlah perasaan anda setelah itu insyallah akan jauh lebih plongg,, jauh lebih baik.. dan jangan takut mungkin karna kita menulis ungkapan itu tidak ada yang tau dan akan ada yang memberi saran apa-apa dalam  curhat anda.. Namun ingatt lah Allah telah menciptakan segumpal daging yang luar biasa di dalam dada kita. sesungguhnya jauh di dalam alam tidak sadar sebuah bisikan hati akan menjawab apa yang harus anda laukukan... Bisikan saran dari hati anda adalah saran yang paling dahsyat yang benar-benar akan membawa anda ke jalan yang benar.. dan anda takkan tersesat dalam jalan itu,,..

*Anda yang mengalami, anda yang merasakan*
Orang lain hanyalah mengungkapkan apa yang ada dalam pengalamanya.
Terkadang sebuah pengalaman orang lain bisa saja berbeda dengan pengalaman yang akan kita lalui
Namun bagaimanapun kita tetap perlu mengetahui pengalaman-pengalaman orang lain agar kita bisa belajar
Mempelajari pengalaman orang lain
Dengan belajar tentunya ilmu kita akan semakin luas
Namun ingat kita juga memiliki potensi
Ketika pengalaman orang lain yang selalu gagal
Jangan jadikan pengalaman orang lain itu sebagai cambuk ketakutan dalam diri kita
Namun pelajari semua kegagalannya dan jadikan motivasi
Untuk diri kita
*Aku harus lebih dari dia*
Dia tidak bisa
*aku pasti bisa*
Ingat semua orang memiliki potensi yang luar biasa

*Maka nikmat tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan*
(QS 55 : 55 )

Alhamdulillah

Alhamdulillah...hari  ini adalah TGL 1 Agustus.... hari pertama di bulan agustus namun hari ke 12 kita berpuasa ramadhan..... semoga puasa kita yang telah lalu di terima oleh Allah swt Aamiin..
........................................
sekian lama aku tidak eksis lagi di blog.........................................
sekarang aku ingin membuka blog baru semoga blog ini bisa bertahan lama dan terurus Aamiin
memang blog ku yang dulu sudah tak terpakai lagi
karna pengunjungnya hampir tidak ada
itu karna isinya juga yang tidak bermanfa'at
siapa yang mau mengunjungi hehe

kali ini juga blog aku tidak terlalu bermanfa'at mungkin, namun hanya sekedar menyalurkan bakat yang terpendam hehe,,,, yahh kita semua  punya bakat...
mungkin tulisanku di sini hanya tulisan biasa karna itu aku kasih nama * Goresan anak muda *
yahh mumpung masih muda nih menggunakan kesempatan yang ada untuk mengisi hari-hari dengan berbagai tulisan-tulisan biasa..... sambil belajar menjadi seorang penulis
karna siapa yang ingin menjadi penulis rumus satu-satunya adalah menulis
kalau tidak menulis kan tidak mungkin jadi penulis hehe
dengan basmalah ku terbitkan blogku yang baru ini semoga bermanfa'at AAmiin..