Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Selasa, 31 Juli 2012

Hari jum’at yang takkan terlupakan



BRusszzZz bunyi air yang mendesir , ombak besar mengalir terkena terjangan dari seseorang... terlihat olehku di seberang sungai ada seseorang  laki-laki yang mandi, Mencaburkan dirinya kedalam air yang tenang. Ketika dia naik ke atas Tidak nampak ada baju yang membalut tubuhnya, hanya terlihat celana dalam saja yang ia pakai sa’at itu.
Sa’at ini air  memang tidal terlalu mengalir mungkin karna surutnya musim kemarau sudah mulai  terasa.. beberapa hari ini cuaca di perkampunganku tidak terlalu panas, padahal ini musim kemarau,, aku  heran juga dengan cuaca sa’at ini.. memang sa’at ini katanya cuaca sudah sulit untuk diprediksi, karna seringnya berubah-rubah mendadak,, mungkin karna  bumi sudah tua yahh..

Aku yang sa’at itu duduk santai di depan rumah dengan kaki yang mengunjur kedepan, sambil fikiranku  melayang  entah kemana menelusuri dunia semu yang terus menjalar menusuk  heningnya jiwa yang damai meresap dalam raga. Bruummm bruumm... tiba-tiba aku terpekik dahsyat, indahnya lamunan panjangku sa’at itu juga hilang , musnah bersama angin yang berlalu, terlihat  seorang laki-laki memakai kaus oblong dan celana pendek, dengan kendaraan motor yang suara kenapotnya itu menggaduh-gaduh baru saja melintas di depan rumahku, inilah yang membuat dunia hayalku sa’at itu menghilang tanpa  jejak. Sampai-sampai aku lupa apa yang telah aku halayalkan tadi.  Hampir saja jantung ini copot karna bunyi kenapotnya itu... huhh “sabar-sabar,, lagi puasa “ *ucapku dalam hati.
Seraya akau mengambil hand phone yang ada di kantong celanaku dan  menekan salah satutombol. Terlihat  Jam  sudah  menunjukkan pukul 11.20 .. sa’at itu juga terlihat  beberapa laki-laki yang lewat dengan pakaian muslim dengan berlingkar sajadah di bahunya. Hari ini adalah hari jum’at ,, dimana kaum laki-laki ke mesjid untuk sholat  jum’at,,

Mungkin bagi orang lain aku ini beruntung sekali karna tidak jauh dari rumahku ini ada sebuah masjid( MASJID BAITUL MA’RUF Desa Panangkalaan ).
Karna dekat jadi gampang aja menuju mesjid untuk sholat jum’at dan sholat lainnya. Di bandingkan orang lain harus menempuh beberapa kilometer dulu baru sampai ke masjid ini,,.

Tapi menurutku itu salah, malah karna aku dekat ini, aku sering sekali santai-santai, kan karna merasa dekat dengan masjid, jadi bisa santai. Sampai orang-orang sudah banyak di masjid, baru aku datang.. seharusnyakan yang lebih dekat ini yang lebih duluan datang ke masjid hehe... bahkan gara-gara aku terlalu santai dulu
Pada suatu hari jum’at  setelah berwudhu aku kekamar, pengen santai-santai dulu pekikku dalam hati, Namu tidak terasa ternyata tertidur di kamar. Orang rumah mengira aku sudah berangkat ke masjid. Tapi pada kenyataannya aku ketiduran di dalam kamar. Hingga sa’at aku terbangun ku lihta jam diniding di kamarku sudah menunjukkan jam 01.00 dan terlihat orang-orang sudah pulang dari masjid..huhh  kecewa aku sa’at itu, kenapa aku sampe ketiduran. Seraya aku  langsung mengambil air wudhu dan sholat zuhur dikamar. ** kejadian ini sudah lama sekali namun **ini adalah hari jum’at yang takpernah terlupakan.

Baru-baru ini aku kembali mendapat cerita yang takterlupakan...

Kemarenkan adalah hari jum’at, tepat sudah 7 hari bulan ramadhan berlalu. Sekitar jam 11.30 jum’at itu aku bergegas-gegas berwudhu tanpa mandi lagi karna sudah pagi tadi aku mandi,, padahal kan sunnah juga mandi sebelum pergi sholat jum’at ke masjid. Yaa biasanya sih aku selalu mandi, tapi ga tau kenapa hari jum’at itu aku agak males mandi, mungkin karna pagi itu aku sudah mandi.

Setelah berwudhu aku kekamar dan memakai sarung , baju serta tidak lupa membawa sorban untuk ku jadikan sajadahku di masjid untuk sholat jum’at. Setelah sudah siap aku langsung membuka pintu keluar rumah dan melihat pohon belimbing tunjuk di depan rumahku. Seperti biasa belimbing tunjuk ini ku jadikan pembersih kukuku.. setiap aku mau kemasjid hari jum’at, dengan di tusuk-tusukkan kuku ke belimbing kecil itu, kukupun menjadi bersih.
Hari itu sambil melangkahkan kaki dengan pasti dan memegang sebuah belimbing aku berjalan menuju masjid . sebelum aku menusuk-nusukkan kuku jari tanganku ke belimbing itu. Tidak sadar aku telah menggigit belimbing, dengan niat mau memakan belimbing yang asem itu sedikit. Setelah kurasakan asemnya belimbing itu didalam mulutku **Astagrfirullah** ucapku dalam hati * aku lagi Puasa.... uhukk uhukk uhuukk seraya aku langsung memuntahkan sisa belimbing yang masih ada dimulutku bersama air liur yang telah asem juga karenanya..  Dan meminta ampun kepada allah karena kelupaanku itu,, selanjutnya aku teruskan perjalananku menuju masjid dan sholat jum’at hingga selesai ....
Wassalam**


0 komentar:

Posting Komentar

Trimakasih atas komentarnya akhi ukhty salam persaudaraan